平台 JPEX 虚拟资产交易诈骗案 terus berkembang. Departemen Kehakiman Hong Kong terbaru mengumumkan bahwa 8 terdakwa yang terlibat menghadapi berbagai tuduhan termasuk konspirasi penipuan dan penipuan, dan sidang berikutnya dijadwalkan pada 16 Maret 2026.
Tersangka Terungkap, Sejumlah Selebriti dan Influencer Terlibat
Delapan terdakwa ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda, termasuk mantan artis TVB Zheng Junxi (31 tahun), influencer Chen Yingyi (38 tahun), Youtuber terkenal Liang Qixiang (31 tahun), serta aktor sekaligus sutradara Lin Zuo (35 tahun). Selain itu ada Xiao Yingqian (28 tahun), Qu Zhuoji (31 tahun), Zhao Jingxian (25 tahun), dan He Jiwen (28 tahun). Kelompok ini mencakup berbagai bidang di dunia hiburan dan menunjukkan luasnya aktivitas ilegal platform ini.
Tuduhan Berat, Banyak Dakwaan Menunggu Pengadilan
Menurut laporan dari Hong Kong Economic Daily, delapan terdakwa menghadapi tuduhan termasuk: konspirasi penipuan, penipuan, menggunakan penipuan atau tanpa memperhatikan fakta untuk mengarahkan orang lain berinvestasi dalam aset virtual, serta mengelola properti yang diketahui atau diyakini berasal dari kejahatan yang dapat dituntut. Tuduhan ini mencakup seluruh rantai kejahatan dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pencucian uang.
Syarat Penangguhan Penahanan Ketat
Selain Zheng Junxi yang tidak mengajukan permohonan penangguhan penahanan, ketujuh terdakwa lainnya diizinkan untuk dibebaskan dengan syarat yang cukup ketat: tidak boleh meninggalkan Hong Kong dan harus menyerahkan semua dokumen perjalanan mereka. Langkah-langkah ini menunjukkan tingkat keparahan kasus dan penilaian lembaga peradilan terhadap risiko pelarian yang mungkin dilakukan terdakwa.
Kasus ini kembali mengingatkan investor bahwa kepatuhan platform aset virtual sangat penting. Kasus JPEX masih terus berkembang, dan hasil sidang berikutnya akan berdampak besar terhadap industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kasus penipuan JPEX mengalami perkembangan baru, 8 terdakwa hadir semua, sidang ditunda hingga musim semi tahun depan
平台 JPEX 虚拟资产交易诈骗案 terus berkembang. Departemen Kehakiman Hong Kong terbaru mengumumkan bahwa 8 terdakwa yang terlibat menghadapi berbagai tuduhan termasuk konspirasi penipuan dan penipuan, dan sidang berikutnya dijadwalkan pada 16 Maret 2026.
Tersangka Terungkap, Sejumlah Selebriti dan Influencer Terlibat
Delapan terdakwa ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda, termasuk mantan artis TVB Zheng Junxi (31 tahun), influencer Chen Yingyi (38 tahun), Youtuber terkenal Liang Qixiang (31 tahun), serta aktor sekaligus sutradara Lin Zuo (35 tahun). Selain itu ada Xiao Yingqian (28 tahun), Qu Zhuoji (31 tahun), Zhao Jingxian (25 tahun), dan He Jiwen (28 tahun). Kelompok ini mencakup berbagai bidang di dunia hiburan dan menunjukkan luasnya aktivitas ilegal platform ini.
Tuduhan Berat, Banyak Dakwaan Menunggu Pengadilan
Menurut laporan dari Hong Kong Economic Daily, delapan terdakwa menghadapi tuduhan termasuk: konspirasi penipuan, penipuan, menggunakan penipuan atau tanpa memperhatikan fakta untuk mengarahkan orang lain berinvestasi dalam aset virtual, serta mengelola properti yang diketahui atau diyakini berasal dari kejahatan yang dapat dituntut. Tuduhan ini mencakup seluruh rantai kejahatan dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pencucian uang.
Syarat Penangguhan Penahanan Ketat
Selain Zheng Junxi yang tidak mengajukan permohonan penangguhan penahanan, ketujuh terdakwa lainnya diizinkan untuk dibebaskan dengan syarat yang cukup ketat: tidak boleh meninggalkan Hong Kong dan harus menyerahkan semua dokumen perjalanan mereka. Langkah-langkah ini menunjukkan tingkat keparahan kasus dan penilaian lembaga peradilan terhadap risiko pelarian yang mungkin dilakukan terdakwa.
Kasus ini kembali mengingatkan investor bahwa kepatuhan platform aset virtual sangat penting. Kasus JPEX masih terus berkembang, dan hasil sidang berikutnya akan berdampak besar terhadap industri.