Keamanan lembaga pemantau baru-baru ini memperingatkan bahwa sebuah platform pertukaran kripto terkenal di Turki mengalami serangan hacker, dengan kerugian sekitar 48 juta dolar AS. Berdasarkan data on-chain, dana yang dicuri telah sering berpindah antara beberapa blockchain seperti Ethereum, Arbitrum, Polygon, dan lainnya, dan akhirnya sebagian besar aset mengalir ke alamat yang diawali dengan 0x0fe4, yang saat ini menyimpan 3845 ETH.
Jejak aktivitas hacker terungkap, dana dipindahkan lintas chain menjadi tren utama
Data pemantauan menunjukkan bahwa hacker tidak langsung melakukan pencairan, melainkan menggunakan strategi yang lebih tersembunyi—yaitu memindahkan aset melalui jembatan lintas chain antar berbagai blockchain. Tindakan ini biasanya dilakukan untuk menghindari pelacakan dan pembekuan di satu chain. Saat ini, sejumlah besar ETH yang dimiliki hacker masih dalam keadaan “diam”, tetapi pasar secara umum memperhatikan kapan aset ini akan dikonversi ke dolar AS atau mata uang fiat lainnya untuk penarikan.
Ini bukan yang pertama: celah keamanan platform memicu peringatan industri
Berdasarkan catatan pemantauan sebelumnya, platform ini juga pernah mengalami serangan hacker dengan skala yang cukup besar pada Agustus tahun ini, dengan kerugian yang juga melebihi 48 juta dolar AS. Serangan berulang ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan keamanan platform tersebut mungkin memiliki kelemahan sistemik. Kemenangan hacker lagi berarti celah keamanan belum sepenuhnya diperbaiki.
Peringatan industri: pergerakan aset lintas chain harus waspada
Fokus pasar saat ini tertuju pada kapan hacker akan melakukan penukaran ETH tersebut. Berdasarkan kasus tahun-tahun sebelumnya, aset yang dicuri dalam jumlah besar biasanya akan dikonversi secara bertahap melalui saluran OTC atau secara bertahap ke dolar AS untuk menghindari pelacakan. Pengguna dan platform pertukaran harus meningkatkan kewaspadaan, memantau dinamika alamat terkait, dan mencegah aset mengalir ke saluran keuangan ilegal.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Platform perdagangan Turki diretas hacker, peringatan risiko transfer lintas rantai aset senilai hampir 50 juta dolar AS
Keamanan lembaga pemantau baru-baru ini memperingatkan bahwa sebuah platform pertukaran kripto terkenal di Turki mengalami serangan hacker, dengan kerugian sekitar 48 juta dolar AS. Berdasarkan data on-chain, dana yang dicuri telah sering berpindah antara beberapa blockchain seperti Ethereum, Arbitrum, Polygon, dan lainnya, dan akhirnya sebagian besar aset mengalir ke alamat yang diawali dengan 0x0fe4, yang saat ini menyimpan 3845 ETH.
Jejak aktivitas hacker terungkap, dana dipindahkan lintas chain menjadi tren utama
Data pemantauan menunjukkan bahwa hacker tidak langsung melakukan pencairan, melainkan menggunakan strategi yang lebih tersembunyi—yaitu memindahkan aset melalui jembatan lintas chain antar berbagai blockchain. Tindakan ini biasanya dilakukan untuk menghindari pelacakan dan pembekuan di satu chain. Saat ini, sejumlah besar ETH yang dimiliki hacker masih dalam keadaan “diam”, tetapi pasar secara umum memperhatikan kapan aset ini akan dikonversi ke dolar AS atau mata uang fiat lainnya untuk penarikan.
Ini bukan yang pertama: celah keamanan platform memicu peringatan industri
Berdasarkan catatan pemantauan sebelumnya, platform ini juga pernah mengalami serangan hacker dengan skala yang cukup besar pada Agustus tahun ini, dengan kerugian yang juga melebihi 48 juta dolar AS. Serangan berulang ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan keamanan platform tersebut mungkin memiliki kelemahan sistemik. Kemenangan hacker lagi berarti celah keamanan belum sepenuhnya diperbaiki.
Peringatan industri: pergerakan aset lintas chain harus waspada
Fokus pasar saat ini tertuju pada kapan hacker akan melakukan penukaran ETH tersebut. Berdasarkan kasus tahun-tahun sebelumnya, aset yang dicuri dalam jumlah besar biasanya akan dikonversi secara bertahap melalui saluran OTC atau secara bertahap ke dolar AS untuk menghindari pelacakan. Pengguna dan platform pertukaran harus meningkatkan kewaspadaan, memantau dinamika alamat terkait, dan mencegah aset mengalir ke saluran keuangan ilegal.