Memahami Surat Berharga Komersial: Solusi Pendanaan Jangka Pendek untuk Bisnis

Ketika perusahaan menghadapi kekurangan arus kas, mereka sering beralih ke surat berharga komersial untuk menjembatani kesenjangan keuangan. Instrumen utang jangka pendek tanpa jaminan ini memungkinkan perusahaan mengumpulkan modal dengan cepat tanpa harus melalui pinjaman bank tradisional. Bisnis biasanya memanfaatkan pasar surat berharga komersial untuk menutupi kewajiban keuangan segera — biaya gaji, biaya inventaris musiman, dan kewajiban lain yang sensitif terhadap waktu adalah alasan umum mengapa perusahaan menerbitkan instrumen ini.

Cara Kerja Surat Berharga Komersial: Mekanisme Dasar

Pada intinya, surat berharga komersial beroperasi berdasarkan prinsip sederhana: investor menyediakan dana kepada perusahaan, dan sebagai imbalannya mereka mendapatkan bunga. Perusahaan menerbitkan surat berharga komersial dengan diskon terhadap nilai nominal investasi, artinya investor membeli instrumen ini di bawah nilai nominal dan menerima jumlah penuh ditambah bunga saat investasi jatuh tempo.

Hasil yang diperoleh investor tergantung pada dua faktor utama: jumlah investasi dan jangka waktu pengembalian. Menurut hukum, surat berharga komersial tidak boleh memiliki periode jatuh tempo lebih dari 270 hari, meskipun sebagian besar jatuh tempo dalam 30 hari. Semakin lama perusahaan menunggu untuk membayar kembali dana pinjaman, semakin tinggi pembayaran bunga yang diterima investor. Tingkat persentase tahunan berfluktuasi berdasarkan kondisi pasar dan kelayakan kredit perusahaan penerbit.

Inilah tantangannya bagi investor individu: surat berharga komersial memiliki ambang investasi minimum sebesar 100.000@E5@. Hambatan masuk yang besar ini berarti investor ritel jarang membeli instrumen ini secara mandiri. Sebaliknya, perusahaan lain dan investor institusional mendominasi pasar surat berharga komersial. Hanya perusahaan dengan peringkat kredit tinggi yang dapat mengakses jalur utang tanpa jaminan ini, karena kurangnya jaminan membuat kelayakan kredit menjadi hal utama.

Empat Jenis Utama Surat Berharga Komersial

Surat berharga komersial tersedia dalam berbagai format, masing-masing melayani kebutuhan pembiayaan perusahaan yang berbeda:

Cek Komersial berfungsi mirip dengan cek pribadi standar. Perusahaan menerbitkan instrumen ini melalui bank berdasarkan instruksi mereka, menyediakan mekanisme transfer dana jangka pendek yang familiar.

Sertifikat Deposito merupakan tanda terima bank yang mengonfirmasi bahwa investor telah menyetorkan sejumlah modal tertentu. Bank yang menerbitkan CD berjanji mengembalikan dana yang disetorkan ditambah bunga yang diperoleh saat jatuh tempo, menawarkan pengembalian yang dapat diprediksi.

Surat Promes adalah kontrak yang dapat ditegakkan secara hukum di mana satu pihak berkomitmen membayar pihak lain sejumlah tertentu pada tanggal tertentu di masa depan. Perjanjian ini termasuk format surat berharga komersial yang paling umum digunakan perusahaan untuk mengumpulkan modal.

Draf muncul ketika bank menyiapkan perjanjian yang ditandatangani oleh perusahaan peminjam dan pihak yang berinvestasi. Draf menetapkan instruksi pembayaran yang jelas, menugaskan perusahaan sebagai pembayar dan investor sebagai penerima pembayaran.

Aplikasi Surat Berharga Komersial di Dunia Nyata

Pertimbangkan sebuah bisnis ritel yang bersiap meluncurkan lini produk baru sebelum musim belanja liburan. Meskipun memiliki peringkat kredit yang sangat baik dan aliran pendapatan yang stabil, perusahaan kekurangan modal cair yang cukup untuk memproduksi koleksi yang diperluas. Perusahaan membutuhkan dana sebesar $200.000 untuk membawa produk liburannya ke pasar.

Untuk menarik partisipasi investor, perusahaan menyusun penawaran surat berharga komersial senilai $206.000 dengan periode jatuh tempo 30 hari. Jika seorang investor menyediakan dana sebesar $200.000 yang dibutuhkan, mereka akan menerima $206.000 saat jatuh tempo — pengembalian sebesar $6.000 yang mencerminkan tingkat bunga 3%. Untuk bisnis yang membutuhkan pembiayaan mendesak, pengaturan ini berjalan cepat; investor menyetujui syarat dan memberikan modal, memungkinkan operasi berjalan. Dalam sebulan, perusahaan memenuhi kewajibannya dengan mengembalikan jumlah penuh ditambah bunga yang diperoleh.

Membangun Diversifikasi Portofolio dengan Surat Berharga Komersial

Surat berharga komersial dapat meningkatkan diversifikasi portofolio bagi investor yang mencari aset stabil. Namun, persyaratan investasi minimum sebesar $100.000 menciptakan tantangan akses bagi investor ritel. Mereka yang tertarik memasukkan instrumen serupa ke dalam strategi investasi mereka mungkin menjelajahi sertifikat deposito yang diterbitkan oleh bank lokal dan koperasi kredit, yang biasanya memiliki minimum investasi yang jauh lebih rendah sambil menawarkan profil risiko dan pengembalian yang sebanding.

Dengan menjelajahi alternatif yang lebih terjangkau ini dari investasi surat berharga komersial tradisional, investor ritel dapat mencapai stabilitas portofolio tanpa harus mengeluarkan enam digit.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt