Menguasai pola W: dari identifikasi grafik hingga titik beli praktis

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam analisis teknikal, pola dasar W (juga dikenal sebagai dasar ganda) adalah salah satu pola pembalikan bawah yang sering ditemui oleh investor. Ketika harga koin mengalami penurunan berturut-turut sebanyak dua kali, dan kedua titik terendahnya berada di posisi yang cukup dekat, maka terbentuklah pola ini yang menjadi ciri khas grafik pergerakan harga. Di mana, garis yang menghubungkan titik rebound pertama disebut garis leher, dan garis yang menghubungkan dua dasar tersebut adalah garis support.

Logika Pembentukan Pola Dasar W

Untuk menilai secara akurat apakah pola dasar W terbentuk, perlu memperhatikan beberapa faktor inti. Pertama, harus ada jarak waktu yang cukup antara kedua titik rendah agar keandalannya terjamin—secara teori, umumnya tidak kurang dari satu bulan, karena pola yang terbentuk dalam waktu yang terlalu singkat mudah disalahartikan sebagai false breakout. Kedua, performa volume perdagangan sangat penting: volume saat titik rendah pertama harus lebih besar daripada volume saat titik rendah kedua, yang mencerminkan bahwa pasar menjadi lebih percaya diri dan tekanan jual berkurang saat melakukan bottom kedua.

Ketika harga siap menembus garis leher ke atas, harus disertai dengan volume perdagangan yang jelas meningkat, sementara saat rebound, volume sebaiknya tetap kecil. Semakin tinggi kecocokan volume ini, semakin kuat kepercayaan terhadap kenaikan selanjutnya. Setelah pola dasar ganda benar-benar terbentuk, tingkat akurasinya biasanya sangat tinggi, dan setelah menembus ke atas, pola ini sering kali membawa kekuatan kenaikan yang cukup besar.

Dua Momen Kunci untuk Membeli dalam Praktik

Kesempatan pertama: Titik pembelian agresif

Ketika pola dasar W hampir selesai dan harga mulai menembus garis leher, perhatikan apakah candle K-line menembus garis leher secara nyata. Jika candle K-line benar-benar menembus garis leher, ini adalah sinyal bullish yang jelas, dan pasar kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan. Banyak investor yang agresif akan masuk pada saat ini, posisi ini biasanya disebut sebagai titik pembelian agresif, dengan potensi keuntungan yang besar tetapi risiko juga relatif tinggi.

Kesempatan kedua: Titik pembelian konservatif

Pendekatan yang lebih berhati-hati adalah menunggu konfirmasi rebound harga. Setelah harga menembus garis leher dan kemudian mengalami koreksi kecil, saat kembali mendekati garis leher, ini memberikan peluang untuk menguji support. Ketika harga kembali naik dan menembus titik tertinggi sebelumnya, cara konfirmasi tren kenaikan tetap dengan mengamati penutupan candle K-line—apakah candle bullish menembus resistance. Investor yang masuk pada posisi ini dapat mengikuti tren kenaikan dengan risiko yang lebih rendah, yang dikenal sebagai titik pembelian konservatif.

(Catatan: Investasi memiliki risiko, isi artikel ini hanya untuk edukasi umum, dan segala kerugian atau keuntungan adalah tanggung jawab masing-masing.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)