Sebuah perang tarik-menarik hukum lintas negara akhirnya berakhir. Atlet basket Rusia Daniil Kasatkin, yang dituduh oleh pihak Amerika Serikat terlibat dalam serangan ransomware jaringan cryptocurrency, akhirnya dibebaskan setelah ditangkap di Paris.
Kejadiannya seperti ini: Amerika Serikat menuduh Kasatkin terlibat dalam aktivitas serangan siber dan menuntut tebusan dalam bentuk cryptocurrency. Pengadilan Prancis sempat menyetujui permintaan ekstradisi dari pihak AS, dan dia hampir dikirim ke Amerika untuk diadili. Tetapi di saat-saat kritis, pihak Prancis tiba-tiba membalikkan posisi, dan akhirnya tidak menandatangani surat perintah ekstradisi. Titik balik pun datang. Badan Keamanan Federal Rusia kemudian mengumumkan bahwa Kasatkin kembali ke Rusia melalui kesepakatan pertukaran narapidana antara Prancis dan Rusia. Pihak yang ditukar adalah seorang warga negara Prancis, Laurent, yang sedang menjalani hukuman di Rusia. Pertukaran tingkat negara ini biasanya melibatkan permainan diplomatik yang rumit dan kesepakatan saling menguntungkan dalam bidang hukum. Kasus ini kembali menyoroti karakter internasional dari kejahatan cryptocurrency—tidak hanya teknologi yang melintasi batas negara, tetapi juga penegakan hukum yang semakin kompleks.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SchrodingerPrivateKey
· 4jam yang lalu
Operasi ini, permainan kekuasaan besar yang khas... Amerika Serikat bilang tangkap, Prancis bilang tidak tangkap, akhirnya Rusia tersenyum dan mengambil kembali orangnya. Kejahatan cryptocurrency yang melintasi batas negara begitu rumit, penegakan hukum menjadi seperti permainan catur internasional.
Lihat AsliBalas0
ConfusedWhale
· 13jam yang lalu
Pertarungan besar antar negara yang khas, kejahatan mata uang kripto ini benar-benar tidak ada yang bisa mengendalikan siapa pun
Lihat AsliBalas0
UncommonNPC
· 01-10 01:42
Haha, ini adalah permainan kekuasaan besar yang khas, pemerasan cryptocurrency hanyalah kedok saja.
Lihat AsliBalas0
HalfBuddhaMoney
· 01-10 01:41
Cara diplomasi ini cukup bagus, langsung tukar napi, jauh lebih cepat daripada ekstradisi. Kejahatan lintas negara dengan cryptocurrency seperti ini, tidak ada yang bisa mengontrol siapa pun.
Lihat AsliBalas0
RektButSmiling
· 01-10 01:38
Haha, inilah tingkat diplomasi pemain, Amerika tidak bisa menangkap langsung tukar tahanan, saya mengagumi operasi ini
Lihat AsliBalas0
Liquidated_Larry
· 01-10 01:21
Wah, inilah yang disebut kekebalan diplomatik besar, kejahatan teknologi pun tidak bisa mengalahkan pertukaran chip antar negara. Tampaknya pelarian di dunia koin harus belajar bermain catur internasional.
Lihat AsliBalas0
TokenVelocityTrauma
· 01-10 01:17
Aduh, inilah sihir diplomasi yang legendaris, seorang teman basket langsung dipulangkan ke rumah setelah pertukaran.
Lihat AsliBalas0
ProofOfNothing
· 01-10 01:14
Cara diplomasi ini benar-benar lihai, kejahatan cryptocurrency sekarang harus diselesaikan melalui pertukaran narapidana?
Sebuah perang tarik-menarik hukum lintas negara akhirnya berakhir. Atlet basket Rusia Daniil Kasatkin, yang dituduh oleh pihak Amerika Serikat terlibat dalam serangan ransomware jaringan cryptocurrency, akhirnya dibebaskan setelah ditangkap di Paris.
Kejadiannya seperti ini: Amerika Serikat menuduh Kasatkin terlibat dalam aktivitas serangan siber dan menuntut tebusan dalam bentuk cryptocurrency. Pengadilan Prancis sempat menyetujui permintaan ekstradisi dari pihak AS, dan dia hampir dikirim ke Amerika untuk diadili. Tetapi di saat-saat kritis, pihak Prancis tiba-tiba membalikkan posisi, dan akhirnya tidak menandatangani surat perintah ekstradisi.
Titik balik pun datang. Badan Keamanan Federal Rusia kemudian mengumumkan bahwa Kasatkin kembali ke Rusia melalui kesepakatan pertukaran narapidana antara Prancis dan Rusia. Pihak yang ditukar adalah seorang warga negara Prancis, Laurent, yang sedang menjalani hukuman di Rusia. Pertukaran tingkat negara ini biasanya melibatkan permainan diplomatik yang rumit dan kesepakatan saling menguntungkan dalam bidang hukum. Kasus ini kembali menyoroti karakter internasional dari kejahatan cryptocurrency—tidak hanya teknologi yang melintasi batas negara, tetapi juga penegakan hukum yang semakin kompleks.