Bitcoin pada 10 Januari terus berkisar di sekitar level kunci 90.000 USD. Pasar saat ini berada dalam keadaan menunggu, dengan alasan utama investor menunggu dua keputusan penting—putusan Mahkamah Agung AS terkait kebijakan tarif (yang telah ditunda hingga 14 Januari) dan sikap kebijakan Federal Reserve selanjutnya. Karena data ekonomi AS menunjukkan hasil yang melebihi ekspektasi, ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve ditekan, yang memberikan tekanan jelas terhadap aset risiko seperti Bitcoin.
Dari segi performa harga, Bitcoin hari ini pagi berkonsolidasi dalam kisaran sempit antara 90.500 hingga 91.000 USD, secara keseluruhan kurang arah. Setelah menyentuh level dukungan 89.200 USD kemarin dan mengalami rebound, harga belum mampu menembus secara efektif di atas 91.000 USD, menunjukkan bahwa momentum kenaikan masih relatif lemah.
Dari perbandingan kekuatan antara bulls dan bears, ada beberapa poin yang patut diperhatikan. Pertama, posisi di sekitar 89.200 USD (dekat dengan rata-rata 50 hari) terus mendapatkan dukungan beli, dan level 90.000 USD juga terus diuji berulang kali, menunjukkan adanya kekuatan penampung yang cukup kuat di area ini. Kedua, banyak analis berpendapat bahwa koreksi saat ini hanyalah penyesuaian normal setelah kenaikan awal tahun dan bukan sinyal pembalikan tren. Beberapa institusi bahkan lebih optimis, percaya bahwa dalam kondisi makro yang membaik dan peningkatan kepemilikan institusional yang terus berlangsung, Bitcoin berpotensi menembus target 102.000 USD di masa depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin pada 10 Januari terus berkisar di sekitar level kunci 90.000 USD. Pasar saat ini berada dalam keadaan menunggu, dengan alasan utama investor menunggu dua keputusan penting—putusan Mahkamah Agung AS terkait kebijakan tarif (yang telah ditunda hingga 14 Januari) dan sikap kebijakan Federal Reserve selanjutnya. Karena data ekonomi AS menunjukkan hasil yang melebihi ekspektasi, ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve ditekan, yang memberikan tekanan jelas terhadap aset risiko seperti Bitcoin.
Dari segi performa harga, Bitcoin hari ini pagi berkonsolidasi dalam kisaran sempit antara 90.500 hingga 91.000 USD, secara keseluruhan kurang arah. Setelah menyentuh level dukungan 89.200 USD kemarin dan mengalami rebound, harga belum mampu menembus secara efektif di atas 91.000 USD, menunjukkan bahwa momentum kenaikan masih relatif lemah.
Dari perbandingan kekuatan antara bulls dan bears, ada beberapa poin yang patut diperhatikan. Pertama, posisi di sekitar 89.200 USD (dekat dengan rata-rata 50 hari) terus mendapatkan dukungan beli, dan level 90.000 USD juga terus diuji berulang kali, menunjukkan adanya kekuatan penampung yang cukup kuat di area ini. Kedua, banyak analis berpendapat bahwa koreksi saat ini hanyalah penyesuaian normal setelah kenaikan awal tahun dan bukan sinyal pembalikan tren. Beberapa institusi bahkan lebih optimis, percaya bahwa dalam kondisi makro yang membaik dan peningkatan kepemilikan institusional yang terus berlangsung, Bitcoin berpotensi menembus target 102.000 USD di masa depan.