Berhari-hari bertransaksi, akhirnya tidak mendapatkan keuntungan maupun kerugian. Inilah kekakuan dalam trading—sulit untuk berhenti saat sedang untung, dan saat koreksi mulai, langsung menambah posisi. Pembentukan mental memang jauh lebih sulit daripada aspek teknikal.
Sambil mendengarkan musik sambil mengunyah buah (saya tidak merokok), saya duduk diam memantau pasar. Hari ini saya menonton sebuah wawancara yang menceritakan kisah dari juara ujian masuk perguruan tinggi hingga ke universitas ternama dan kemudian berwirausaha. Pendanaan, kebangkrutan, pernikahan… semua telah dilalui pada usia 28 tahun.
Yang paling berkesan adalah kondisi dia beberapa tahun lalu di media video pendek—semangat yang luar biasa, secara tersirat seolah berkata "Saya menang." Tapi sekarang melihat wawancara itu, perasaannya benar-benar berbeda. Cerita hidup yang sama, tetapi menimbulkan makna yang berbeda.
Mungkin ini adalah pengaruh waktu. Puncak yang terlihat dulu, sekarang hanyalah sebuah tahap. Sama seperti trading kita, keputusan menambah posisi hari ini mungkin menjadi bahan refleksi di hari esok.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeBeggar
· 11jam yang lalu
Bilangnya terlalu hebat, mental memang bisa benar-benar mengacaukan peluang untuk mendapatkan uang. Tapi cerita tentang kakak juara itu memang menyentuh hati, rasanya kita semua sedang mengulangi siklus yang sama dari "Saya menang" dan "Saya kalah".
Lihat AsliBalas0
SilentObserver
· 11jam yang lalu
Hari-hari konsolidasi benar-benar luar biasa, tidak bisa mendapatkan uang malah lebih menyakitkan daripada rugi... Mengisi ulang posisi ini benar-benar jebakan
Lihat AsliBalas0
DeepRabbitHole
· 11jam yang lalu
Tidak mendapatkan keuntungan maupun kerugian adalah hal yang paling menyiksa, lebih menyakitkan daripada kehilangan uang
Masalah mental ini benar-benar adalah musuh terbesar dalam trading
Bagian tentang juara ujian masuk perguruan tinggi itu menyentuh saya, dulu para pemenang sekarang semua sedang merenung, mengapa kita harus begitu
Mengawasi pasar sepanjang hari hanya untuk menambah posisi, bukankah ini sama saja dengan berjuang melawan diri sendiri
Waktu benar-benar bisa mengubah pandangan terhadap sesuatu, all in saat ini mungkin menjadi pelajaran di hari esok
Hari trading yang datar terkadang lebih melelahkan daripada menghasilkan uang, siapa yang mengerti perasaan ini
Menambah posisi adalah perang psikologis, kekalahan selalu berasal dari diri sendiri
Berhari-hari bertransaksi, akhirnya tidak mendapatkan keuntungan maupun kerugian. Inilah kekakuan dalam trading—sulit untuk berhenti saat sedang untung, dan saat koreksi mulai, langsung menambah posisi. Pembentukan mental memang jauh lebih sulit daripada aspek teknikal.
Sambil mendengarkan musik sambil mengunyah buah (saya tidak merokok), saya duduk diam memantau pasar. Hari ini saya menonton sebuah wawancara yang menceritakan kisah dari juara ujian masuk perguruan tinggi hingga ke universitas ternama dan kemudian berwirausaha. Pendanaan, kebangkrutan, pernikahan… semua telah dilalui pada usia 28 tahun.
Yang paling berkesan adalah kondisi dia beberapa tahun lalu di media video pendek—semangat yang luar biasa, secara tersirat seolah berkata "Saya menang." Tapi sekarang melihat wawancara itu, perasaannya benar-benar berbeda. Cerita hidup yang sama, tetapi menimbulkan makna yang berbeda.
Mungkin ini adalah pengaruh waktu. Puncak yang terlihat dulu, sekarang hanyalah sebuah tahap. Sama seperti trading kita, keputusan menambah posisi hari ini mungkin menjadi bahan refleksi di hari esok.