Emas sedang mendekati rekor tertinggi saat ini, dan ada alasan yang cukup sederhana mengapa. Data ketenagakerjaan yang lemah dari AS membuat para trader semakin yakin bahwa pemotongan suku bunga akan segera terjadi. Tetapi itu hanya setengah dari ceritanya—ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran juga memicu permintaan safe-haven klasik. Ketika investor menjadi gugup tentang ketidakstabilan global, mereka cenderung berbondong-bondong ke aset seperti emas, bitcoin, dan penyimpan nilai lainnya. Kombinasi data tenaga kerja yang lebih lemah yang memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga ditambah ketidakpastian internasional yang meningkat menciptakan badai sempurna bagi reli logam mulia. Ini adalah pengingat yang baik bahwa pasar kripto tidak ada dalam ruang hampa—pergeseran makroekonomi dan peristiwa geopolitik merembet ke semua kelas aset.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
0xLostKey
· 7jam yang lalu
Emas melonjak, Federal Reserve benar-benar akan menyerah?
Lihat AsliBalas0
AltcoinTherapist
· 7jam yang lalu
Lagi-lagi dengan logika ini, data ketenagakerjaan buruk + situasi geopolitik kacau = lonjakan emas yang besar, pasar benar-benar sesederhana itu.
Lihat AsliBalas0
ChainSauceMaster
· 8jam yang lalu
Cuma tahu akan datang lagi, data lemah + geopolitik = emas melambung, benar-benar pola lama ya
Emas sedang mendekati rekor tertinggi saat ini, dan ada alasan yang cukup sederhana mengapa. Data ketenagakerjaan yang lemah dari AS membuat para trader semakin yakin bahwa pemotongan suku bunga akan segera terjadi. Tetapi itu hanya setengah dari ceritanya—ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran juga memicu permintaan safe-haven klasik. Ketika investor menjadi gugup tentang ketidakstabilan global, mereka cenderung berbondong-bondong ke aset seperti emas, bitcoin, dan penyimpan nilai lainnya. Kombinasi data tenaga kerja yang lebih lemah yang memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga ditambah ketidakpastian internasional yang meningkat menciptakan badai sempurna bagi reli logam mulia. Ini adalah pengingat yang baik bahwa pasar kripto tidak ada dalam ruang hampa—pergeseran makroekonomi dan peristiwa geopolitik merembet ke semua kelas aset.