Menurut berita terbaru, Standard Chartered Bank baru-baru ini merilis laporan riset yang melakukan penyesuaian besar terhadap prediksi harga Ethereum. Laporan ini mencakup ekspektasi pendinginan jangka pendek serta menunjukkan sikap optimis jangka panjang, yang mencerminkan penilaian ulang institusi terhadap perkembangan ekosistem Ethereum.
Logika Penyesuaian Data Prediksi
Besaran penyesuaian dari Standard Chartered patut diperhatikan. Bank ini menurunkan target harga Ethereum tahun 2026 dari 12.000 dolar AS menjadi 7.500 dolar AS, tahun 2027 dari 18.000 dolar AS menjadi 15.000 dolar AS, dan tahun 2028 dari 25.000 dolar AS menjadi 22.000 dolar AS. Tampaknya prediksi jangka pendek mengalami penurunan signifikan, tetapi di saat yang sama prediksi jangka panjang justru meningkat—target tahun 2029 dinaikkan menjadi 30.000 dolar AS, dan tahun 2030 menjadi 40.000 dolar AS.
Penyesuaian yang bersifat “konservatif jangka pendek, optimisme jangka panjang” ini mencerminkan apa? Kepala Riset Aset Digital Global Standard Chartered Geoffrey Kendrick memberikan jawabannya: performa Bitcoin yang lemah dari ekspektasi melemahkan prospek pasar secara keseluruhan, tetapi ini justru menciptakan keunggulan relatif bagi Ethereum.
Mengapa disebut “Tahun Ethereum”
Kendrick secara tegas menyatakan bahwa 2026 akan menjadi “Tahun Ethereum, seperti tahun 2021”. Penilaian ini didasarkan pada beberapa faktor kunci:
Keunggulan struktural mulai terlihat
Posisi dominan Ethereum di tiga bidang utama ditekankan: stablecoin, tokenisasi aset nyata (RWA), dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Informasi terkait menunjukkan bahwa aktivitas stablecoin telah menyumbang 35% hingga 40% dari transaksi Ethereum, dan Standard Chartered memperkirakan bahwa pada tahun 2028, pasar stablecoin dan tokenisasi aset akan mencapai 2 triliun dolar AS, dengan sebagian besar aktivitas berlangsung di jaringan Ethereum.
Kemampuan jaringan sedang meningkat
Tim pengembang Ethereum sedang berupaya meningkatkan throughput transaksi blockchain sepuluh kali lipat dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Upgrade Fusaka yang diaktifkan pada Desember 2025 telah memperkenalkan teknologi PeerDAS dan Verkle trees, yang menjadi fondasi untuk peningkatan kapasitas. Data historis menunjukkan bahwa throughput yang lebih tinggi biasanya dapat dikonversi menjadi kapitalisasi pasar yang lebih besar.
Kebijakan yang mendukung sedang dirancang
Pengesahan RUU Clarity di AS diperkirakan akan menjadi langkah positif, dan Standard Chartered memperkirakan RUU ini akan disahkan pada kuartal pertama 2026. Regulasi yang lebih jelas biasanya dapat melepaskan likuiditas ke pasar.
Keunggulan relatif ETH terhadap BTC
Standard Chartered menekankan satu indikator kunci: rasio ETH/BTC diperkirakan akan kembali ke dekat puncak tahun 2021, sekitar 0,08. Ini berarti bahwa dibandingkan Bitcoin, potensi apresiasi Ethereum lebih besar.
Dari sudut pandang alokasi institusi, prediksi ini juga didukung. Berdasarkan informasi terkait, saat ini 67 institusi memegang 6,883,500 ETH, yang mewakili 5,63% dari total pasokan. Di antaranya, BitMine memegang 4.07 juta ETH dan terus menambah kepemilikannya. Peningkatan jumlah alokasi institusional ini mencerminkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Ethereum.
Jarak antara kenyataan dan ekspektasi
Harga Ethereum saat ini sekitar 3.098 dolar AS. Dari harga ini hingga mencapai 40.000 dolar AS pada tahun 2030, kenaikannya sekitar 1190%. Ini adalah prediksi yang berani, tetapi logika Standard Chartered bukan tanpa dasar—berdasarkan aplikasi ekosistem, kinerja jaringan, dan lingkungan kebijakan yang spesifik.
Perlu dicatat bahwa penurunan prediksi jangka pendek juga mengindikasikan risiko. Dari 12.000 dolar AS menjadi 7.500 dolar AS, menunjukkan bahwa pasar dalam jangka pendek menghadapi tekanan. Pelajaran bagi investor adalah bahwa optimisme jangka panjang tidak berarti tanpa risiko jangka pendek; peningkatan teknologi, kemajuan kebijakan, dan pertumbuhan aplikasi ekosistem harus benar-benar terwujud.
Kesimpulan
Laporan dari Standard Chartered ini menampilkan kontras yang menarik: institusi mengakui tekanan jangka pendek pasar kripto sekaligus tetap percaya pada keunggulan struktural Ethereum dalam jangka panjang. Target 40.000 dolar AS pada tahun 2030 bukanlah sekadar khayalan, melainkan prediksi yang didasarkan pada faktor-faktor konkret seperti stablecoin, RWA, dan peningkatan kapasitas jaringan. Penetapan 2026 sebagai “Tahun Ethereum” penting karena tahun ini merupakan periode konsolidasi dari berbagai faktor pendukung—kemajuan upgrade jaringan, kerangka regulasi yang jelas, dan ekosistem aplikasi yang matang. Dari sudut pandang investasi, nilai laporan ini terletak pada petunjuk arah, tetapi apakah target tersebut akan tercapai benar-benar tergantung pada realisasi faktor-faktor tersebut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Standard Chartered menyesuaikan prediksi Ethereum: penurunan terbaru menjadi $7,500, logika di balik target $40.000 pada tahun 2030
Menurut berita terbaru, Standard Chartered Bank baru-baru ini merilis laporan riset yang melakukan penyesuaian besar terhadap prediksi harga Ethereum. Laporan ini mencakup ekspektasi pendinginan jangka pendek serta menunjukkan sikap optimis jangka panjang, yang mencerminkan penilaian ulang institusi terhadap perkembangan ekosistem Ethereum.
Logika Penyesuaian Data Prediksi
Besaran penyesuaian dari Standard Chartered patut diperhatikan. Bank ini menurunkan target harga Ethereum tahun 2026 dari 12.000 dolar AS menjadi 7.500 dolar AS, tahun 2027 dari 18.000 dolar AS menjadi 15.000 dolar AS, dan tahun 2028 dari 25.000 dolar AS menjadi 22.000 dolar AS. Tampaknya prediksi jangka pendek mengalami penurunan signifikan, tetapi di saat yang sama prediksi jangka panjang justru meningkat—target tahun 2029 dinaikkan menjadi 30.000 dolar AS, dan tahun 2030 menjadi 40.000 dolar AS.
Penyesuaian yang bersifat “konservatif jangka pendek, optimisme jangka panjang” ini mencerminkan apa? Kepala Riset Aset Digital Global Standard Chartered Geoffrey Kendrick memberikan jawabannya: performa Bitcoin yang lemah dari ekspektasi melemahkan prospek pasar secara keseluruhan, tetapi ini justru menciptakan keunggulan relatif bagi Ethereum.
Mengapa disebut “Tahun Ethereum”
Kendrick secara tegas menyatakan bahwa 2026 akan menjadi “Tahun Ethereum, seperti tahun 2021”. Penilaian ini didasarkan pada beberapa faktor kunci:
Keunggulan struktural mulai terlihat
Posisi dominan Ethereum di tiga bidang utama ditekankan: stablecoin, tokenisasi aset nyata (RWA), dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Informasi terkait menunjukkan bahwa aktivitas stablecoin telah menyumbang 35% hingga 40% dari transaksi Ethereum, dan Standard Chartered memperkirakan bahwa pada tahun 2028, pasar stablecoin dan tokenisasi aset akan mencapai 2 triliun dolar AS, dengan sebagian besar aktivitas berlangsung di jaringan Ethereum.
Kemampuan jaringan sedang meningkat
Tim pengembang Ethereum sedang berupaya meningkatkan throughput transaksi blockchain sepuluh kali lipat dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Upgrade Fusaka yang diaktifkan pada Desember 2025 telah memperkenalkan teknologi PeerDAS dan Verkle trees, yang menjadi fondasi untuk peningkatan kapasitas. Data historis menunjukkan bahwa throughput yang lebih tinggi biasanya dapat dikonversi menjadi kapitalisasi pasar yang lebih besar.
Kebijakan yang mendukung sedang dirancang
Pengesahan RUU Clarity di AS diperkirakan akan menjadi langkah positif, dan Standard Chartered memperkirakan RUU ini akan disahkan pada kuartal pertama 2026. Regulasi yang lebih jelas biasanya dapat melepaskan likuiditas ke pasar.
Keunggulan relatif ETH terhadap BTC
Standard Chartered menekankan satu indikator kunci: rasio ETH/BTC diperkirakan akan kembali ke dekat puncak tahun 2021, sekitar 0,08. Ini berarti bahwa dibandingkan Bitcoin, potensi apresiasi Ethereum lebih besar.
Dari sudut pandang alokasi institusi, prediksi ini juga didukung. Berdasarkan informasi terkait, saat ini 67 institusi memegang 6,883,500 ETH, yang mewakili 5,63% dari total pasokan. Di antaranya, BitMine memegang 4.07 juta ETH dan terus menambah kepemilikannya. Peningkatan jumlah alokasi institusional ini mencerminkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang Ethereum.
Jarak antara kenyataan dan ekspektasi
Harga Ethereum saat ini sekitar 3.098 dolar AS. Dari harga ini hingga mencapai 40.000 dolar AS pada tahun 2030, kenaikannya sekitar 1190%. Ini adalah prediksi yang berani, tetapi logika Standard Chartered bukan tanpa dasar—berdasarkan aplikasi ekosistem, kinerja jaringan, dan lingkungan kebijakan yang spesifik.
Perlu dicatat bahwa penurunan prediksi jangka pendek juga mengindikasikan risiko. Dari 12.000 dolar AS menjadi 7.500 dolar AS, menunjukkan bahwa pasar dalam jangka pendek menghadapi tekanan. Pelajaran bagi investor adalah bahwa optimisme jangka panjang tidak berarti tanpa risiko jangka pendek; peningkatan teknologi, kemajuan kebijakan, dan pertumbuhan aplikasi ekosistem harus benar-benar terwujud.
Kesimpulan
Laporan dari Standard Chartered ini menampilkan kontras yang menarik: institusi mengakui tekanan jangka pendek pasar kripto sekaligus tetap percaya pada keunggulan struktural Ethereum dalam jangka panjang. Target 40.000 dolar AS pada tahun 2030 bukanlah sekadar khayalan, melainkan prediksi yang didasarkan pada faktor-faktor konkret seperti stablecoin, RWA, dan peningkatan kapasitas jaringan. Penetapan 2026 sebagai “Tahun Ethereum” penting karena tahun ini merupakan periode konsolidasi dari berbagai faktor pendukung—kemajuan upgrade jaringan, kerangka regulasi yang jelas, dan ekosistem aplikasi yang matang. Dari sudut pandang investasi, nilai laporan ini terletak pada petunjuk arah, tetapi apakah target tersebut akan tercapai benar-benar tergantung pada realisasi faktor-faktor tersebut.