Jika kita memikirkan alasan mengapa X berhasil, akhirnya kita menyadari bahwa perbedaannya terletak pada struktur itu sendiri.
Baik YouTube, Netflix, maupun Instagram semuanya bersifat satu arah. Platform menyediakan konten dan pengguna mengonsumsinya. Sebaliknya, X sejak awal bersifat dua arah. Siapa saja dapat berbicara, dan siapa saja dapat merespons.
Yang lebih menarik adalah tingkat kebebasan ini. Tidak hanya dapat menyampaikan pendapat kepada orang yang tidak bisa ditemui secara langsung di dunia nyata, tetapi juga dapat mengejek dan mengkritik. Terlepas dari benar atau salah, kebebasan semacam ini sendiri menarik orang. Ada yang mendukungnya, dan ada yang melawannya. Interaksi ini membentuk ekosistem.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DefiVeteran
· 5jam yang lalu
Itulah sebabnya saya masih aktif di X, platform lain benar-benar terlalu membosankan
Lihat AsliBalas0
NotFinancialAdvice
· 5jam yang lalu
Interaksi dua arah memang menangkap esensinya, tetapi kebebasan juga berarti kekacauan.
Lihat AsliBalas0
MEVHunterBearish
· 5jam yang lalu
Interaksi dua arah memang memiliki daya tarik tersendiri, tetapi yang benar-benar menarik perhatian adalah rasa ketidakaturan itu sendiri
Sensasi dari ledakan informasi, pertarungan antar pemain... inilah sumber ketagihan
Metode YouTube yang sopan santun dan rendah hati itu sudah ketinggalan zaman
Kekacauan di X malah menjadi ekosistem, ini sudah cukup baik dipikirkan
Benturan suara tanpa filter, jauh lebih menarik daripada konten yang disusun dengan cermat
Namun, semakin lama kebebasan ini diberikan, akhirnya akan menuju ke ekstrem yang lain
Jadi, kekacauan itu sendiri adalah daya tarik terbesar
Lihat AsliBalas0
TokenomicsDetective
· 5jam yang lalu
Interaksi dua arah memang menjadi senjata utama, tetapi pada akhirnya kebebasan tetap dirusak oleh kapital
Lihat AsliBalas0
DustCollector
· 5jam yang lalu
Benar, interaksi dua arah adalah kunci utama
---
Singkatnya, saling berdebat, itulah yang menarik
---
Tingkat kebebasan ini... kadang terlalu berlebihan dan cukup merepotkan
---
Ekosistem dibangun dari pertengkaran, lucu banget
---
Dibandingkan dengan hanya pasif mengonsumsi konten, memang interaksi dua arah lebih membuat ketagihan
---
Masalahnya, terlalu banyak kebebasan malah menjadi kekacauan?
---
Sudahlah, aku tetap suka suasana yang santai ini
---
Jadi, platform pada akhirnya tetaplah arena kompetisi manusia
Lihat AsliBalas0
GateUser-40edb63b
· 6jam yang lalu
Benar, benar, benar, komunikasi dua arah adalah jalan yang benar
---
Kebebasan memang mudah membuat ketagihan, tidak ada jalan lain
---
Mengeluh dan saling berbalas memang jauh lebih menyenangkan daripada transmisi satu arah
---
Ekosistem≈kacau? Tapi memang bisa menjadi lebih aktif
---
Dibandingkan konsumsi pasif, platform yang bisa saling berbalas tentu lebih unggul
---
Itulah mengapa obrolan grup lebih seru daripada menonton video
---
Masalahnya adalah kebebasan lebih besar, moderasi tidak bisa mengikuti...
Jika kita memikirkan alasan mengapa X berhasil, akhirnya kita menyadari bahwa perbedaannya terletak pada struktur itu sendiri.
Baik YouTube, Netflix, maupun Instagram semuanya bersifat satu arah. Platform menyediakan konten dan pengguna mengonsumsinya. Sebaliknya, X sejak awal bersifat dua arah. Siapa saja dapat berbicara, dan siapa saja dapat merespons.
Yang lebih menarik adalah tingkat kebebasan ini. Tidak hanya dapat menyampaikan pendapat kepada orang yang tidak bisa ditemui secara langsung di dunia nyata, tetapi juga dapat mengejek dan mengkritik. Terlepas dari benar atau salah, kebebasan semacam ini sendiri menarik orang. Ada yang mendukungnya, dan ada yang melawannya. Interaksi ini membentuk ekosistem.