Menggunakan indikator teknikal untuk perdagangan cryptocurrency, logika inti sangat sederhana: jangan percaya pada “satu sisi” dari satu indikator, gunakan beberapa indikator untuk “saling membuktikan” (resonansi), sekaligus waspadai indikator dan harga koin yang “berlawanan” (divergensi), dan dikombinasikan dengan pengendalian risiko, maka tingkat keberhasilan trading dapat ditingkatkan. Berikut penjelasan utama secara sederhana:



1. Pahami dulu “Alat Trading”: apa saja yang bisa dilakukan oleh indikator teknikal yang umum digunakan?

Seperti mengemudi yang bergantung pada setir, pedal gas, dan rem, trading juga memiliki beberapa “alat” inti, masing-masing dengan tugasnya:

Moving Average (MA/EMA): “Kompas” untuk melihat arah besar. Garis jangka pendek (misalnya 5 hari) menembus garis jangka panjang (misalnya 20 hari) disebut “Golden Cross”, mungkin saatnya beli; sebaliknya “Death Cross” mungkin saatnya jual. Bisa juga menilai support dan resistance — saat naik, jika harga kembali ke dekat garis rata-rata mungkin berhenti turun, saat turun, rebound ke dekat garis rata-rata mungkin terhalang.

MACD: Melihat “daya” kenaikan dan penurunan sebagai “mesin penggerak”. Intinya adalah “Golden Cross” (garis cepat menembus garis lambat) beli, “Death Cross” jual, di atas sumbu nol menunjukkan kekuatan, di bawahnya menunjukkan kelemahan. Batang histogram yang memanjang menunjukkan tren semakin kuat, memendek bisa berarti pembalikan.

KDJ: Menunjukkan apakah harga “gila naik” atau “terjun habis-habisan” sebagai “alarm”. Nilai di atas 80 adalah “overbought” (mungkin koreksi), di bawah 20 adalah “oversold” (mungkin rebound). Golden Cross beli, Death Cross jual, tetapi dalam kondisi ekstrem bisa “gagal”, harus dikonfirmasi indikator lain.

RSI: Mirip KDJ, juga untuk menilai overbought dan oversold, dan bisa mendeteksi sinyal pembalikan tren lebih awal. Di atas 50 menunjukkan bullish dominan, di bawah 50 menunjukkan bearish dominan.

2. Teknik utama

1: Banyak indikator “resonansi”, sinyal jadi lebih terpercaya

Satu indikator saja mudah menipu (misalnya KDJ menyarankan beli, padahal sinyal palsu), tapi beberapa indikator yang “berbicara” bersama, keandalannya berlipat ganda — ini disebut “resonansi”. Misalnya: garis menunjukkan tren naik (arah besar benar), MACD muncul Golden Cross (daya cukup), RSI juga rebound dari zona oversold (turun terlalu dalam), ketiga sinyal ini bersama-sama mengatakan “bisa beli”, jauh lebih andal daripada satu indikator saja; indikator periode berbeda juga harus dikonfirmasi: misalnya grafik harian menyarankan beli, grafik 4 jam juga mendukung, ini lebih aman, bisa menyaring fluktuasi jangka pendek; juga perhatikan volume transaksi: saat sinyal beli muncul, volume meningkat (semua sedang membeli), ini menunjukkan tren benar-benar kuat; jika volume menyusut, mungkin sinyal palsu.

2: Waspadai “divergensi”, ini adalah peringatan pembalikan tren

“Divergensi” adalah kondisi harga dan indikator “berlawanan”, misalnya: Divergensi puncak: harga mencapai tertinggi baru, tapi MACD atau RSI tidak mengikuti membuat tertinggi baru, bahkan turun — ini menunjukkan kenaikan tidak berlanjut, mungkin akan turun, harus segera kurangi posisi atau jual; Divergensi dasar: harga mencapai terendah baru, tapi indikator tidak mengikuti, malah naik — ini menunjukkan sudah terlalu turun, tekanan jual hilang, mungkin akan rebound, siap-siap untuk bottom fishing. Selain itu, divergensi tidak cukup dilihat dari satu indikator, minimal dua indikator harus menunjukkan divergensi (misalnya MACD dan RSI sama-sama divergensi puncak), dan dikombinasikan dengan volume (divergensi puncak volume menyusut, divergensi dasar volume meningkat), probabilitas pembalikan jadi lebih tinggi.

4. Bagaimana praktiknya? Juga harus pengendalian risiko yang baik

Hanya bisa membaca sinyal tidak cukup, harus tahu kapan masuk pasar dan bagaimana menjaga keuntungan: waktu masuk: utamakan “sinyal resonansi” — misalnya Golden Cross MA + Golden Cross MACD + RSI rebound dari oversold, dikombinasikan dengan harga menembus level penting (misalnya garis tren, resistance), saat itu peluang masuk tinggi;

Stop loss dan take profit: jangan serakah dan jangan terlalu nekat. Tempatkan stop loss di dekat titik awal divergensi atau resonansi (misalnya saat buy di divergensi dasar, letakkan stop loss di bawah titik terendah divergensi), untuk menghindari kerugian besar; take profit bisa dilakukan secara bertahap, misalnya jual 30% saat mencapai target, sisanya mengikuti tren;

Manajemen posisi: jika sinyal kuat, beli lebih banyak (misalnya resonansi kuat dibagi 3 batch), jika sinyal lemah, beli lebih sedikit (resonansi lemah, ambil posisi kecil); saat trading leverage tinggi, risiko per transaksi tidak boleh melebihi 1%-2% dari total dana, untuk mencegah margin call;

Tips menghindari jebakan: dalam kondisi ekstrem (misalnya crash mendadak, lonjakan besar), jangan gunakan indikator konvensional, karena mudah gagal; untuk koin altcoin yang volatil, sesuaikan parameter indikator (misalnya perpendek periode RSI), untuk mengurangi sinyal palsu.
Ringkasan

Metodologi trading cryptocurrency: gunakan indikator seperti MA, MACD, KDJ, RSI sebagai “alat”, andalkan “resonansi” untuk menemukan peluang beli/jual yang terpercaya, gunakan “divergensi” sebagai peringatan risiko, dan dikombinasikan dengan pengelolaan posisi, stop loss, dan take profit untuk melindungi modal dan keuntungan, inti utamanya adalah “tidak serampangan, mengandalkan verifikasi ganda untuk meningkatkan kepastian”.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt